Pengenalan Struktur Data

Pengenalan Komputer

  1. Sistem Komputer

Sistem komputer adalah suatu jaringan elektronik yang terdiri dari

  1. Perangkat Keras
  2. Perangkat Lunak
  3. Pengguna

sistem komputer

Perangkat Keras

perangkat keras

Perangkat Lunak

  • Sistem Operasi
  • Program aplikasi

Pengguna

f_8749_SIPenjualan

Hubungan Pengguna, PL & PK

6.Pengguna dan Aplikasi tergantung pada OS untuk berhubungan

Pengguna Komputer      : Operator, Pemrogram, Analis Sistem, Administrator

P/L Aplikasi                        : Ms. Word

P/L Sistem Operasi         : Windows

Perangkat Keras               : Ram, Hard drive, Rom Bios, Printer

Paradigma / Rekayasa Perangkat Lunak

  • Daur Hidup Klasik (The Classic Life Cycle / Waterfall)
  • Prototipe (Prototyping)
  • Model Spiral (The Spriral Model)
  • Object Oriented : Coad-Yourdon, Rumbaugh, UML

Struktur data

Cara penyimpanan, penyusunan dan pengaturan data di dalam media penyimpanan komputer sehingga data tersebut dapat digunakan secara efisien.

Dalam teknik pemrograman, struktur data berarti tata letak data yang berisi kolom-kolom data, baik itu kolom yang tampak oleh pengguna (user) atau pun kolom yang hanya digunakan untuk keperluan pemrograman yang tidak tampak oleh pengguna.

Setiap baris dari kumpulan kolom-kolom tersebut dinamakan catatan (record).

Lebar kolom untuk data dapat berubah dan bervariasi. Ada kolom yang lebarnya berubah secara dinamis sesuai masukan dari pengguna, dan juga ada kolom yang lebarnya tetap.

Dengan sifatnya ini, sebuah struktur data dapat diterapkan untuk pengolahan database (misalnya untuk keperluan data keuangan) atau untuk pengolah kata (word processor) yang kolomnya berubah secara dinamis.

Contoh struktur data dapat dilihat pada berkas-berkas lembar-sebar (spreadsheet), pangkal-data (database), pengolahan kata, citra yang dipampat (dikompres), juga pemampatan berkas dengan teknik tertentu yang memanfaatkan struktur data.

Pengenalan Struktur Data

Struktur data adalah sebuah skema organisasi, seperti struktur dan array, yang

diterapkan pada data sehingga data dapat diinterprestasikan dan sehingga operasi-

operasi spesifik dapat dilaksanakan pada data tersebut

Pengenalan Algoritma

Algoritma adalah barisan langkah-langkah perhitungan dasar yang mengubah

masukan (dari beberapa fungsi matematika) menjadi keluaran.

Array

Array adalah organisasi kumpulan data homogen yang ukuran atau jumlah elemen maksimumnya telah diketahui dari awal. Array umumnya disimpan di memori komputer secara kontigu (berurutan).

Deklarasi dari array adalah sebagai berikut:

int A[5]; artinya variabel A adalah kumpulan data sebanyak 5 bilangan bertipe

integer.

Operasi terhadap elemen di array dilakukan dengan pengaksesan langsung. Nilai

di masing-masing posisi elemen dapat diambil dan nilai dapat disimpan tanpa melewati

posisi-posisi lain.

Terdapat dua tipe operasi, yaitu:

  1. Operasi terhadap satu elemen/posisi dari array
  2. Operasi terhadap array sebagai keseluruhan

Dua operasi paling dasar terhadap satu elemen/posisi adalah

  1. Penyimpanan nilai elemen ke posisi tertentu di array
  2. Pengambilan nilai elemen dari posisi tertentu di array
  • Penyimpanan dan Pengambilan Nilai

Biasanya bahasa pemrograman menyediakan sintaks tertentu untuk penyimpanan dan pengambilan nilai elemen pada posisi tertentu di array.

Contoh:

A[10] = 78, berarti penyimpanan nilai 78 ke posisi ke-10 dari array A

C = A[10], berarti pengambilan nilai elemen posisi ke-10 dari array A

  1. Array harus bertipe homogen. Kita tidak dapat mempunyai array dimana satu elemen adalah karakter, elemen lain bilangan, dan elemen lain adalah tipe-tipe lain
  2. Kebanyakan bahasa pemrograman mengimplementasikan array statik yang sulit diubah ukurannya di waktu eksekusi. Bila penambahan dan pengurangan terjadi terus-menerus, maka representasi statis
  3. Tidak efisien dalam penggunaan memori
  4. Menyiakan banyak waktu komputasi

Komponen Basis Data

1.Perangkat keras (hardware)

2.Sistem operasi (OS

3.Basis data (database)

4.Sistem pengelola basis data (DBMS)

komponen basis data

5.Pemakai (user)

6.Aplikasi lain (opsional)

KOMPONEN DARI SISTEM PADA PT. ARSAL TOUR & TRAVEL

Berikut ini kami akan membahas Komponen dan Elemen pada sistem yang berada di PT.Arsal Tour & Travel yang terdiri dari : Tujuan, Masukan, Proses, Keluaran, dan lingkungan

  1. Tujuan

Untuk mempermudah pencatatan dan pembukuan hasil dari penjualan tiket .

  1. Input

Input adalah dokumen atau segala sesuatu yang dimasukkan ke dalam suatu sistem yang selanjutnya akan diproses.c Contoh form pemesanan ,form pembayaran ,dan pencatatan pembayaran.

  1. Proses

Merupakan Serangkaian kegiatan yang saling berinteraksi yang mengubah Input menjadi Output.

asd

  1. Output

Merupakan hasil yang di dapat setelah melakukan proses. Output dari proses diatas adalah berupa kwitansi dan tiket. Jika pencatatan pembayaran output yang dihasilkan berupa arsip dokumen yang disimpan perusahaan

  1. Lingkungan

Lingkungan luar dari susatu sistem merupakan lingkungan yang berada di luar dari sistem. yang dapet mempengaruhi sebuah sistem itu sendiri. Apa bila kita bisa mengontrol lingkungan luar tersebut, maka lingkungan itu dapat menguntungkan untuk sistem yang kita buat dan sebaliknya, apabila kita tidak bisa menjaga Lingkungan luar sistem itu, maka bisa merugikan sistem yang telah kita buat. Contoh dari lingkungan ini merupakan Pembeli sebagi pihak luar. Apabila Pembeli merasa puas dengan layanan yang kita berikan. Maka kita akan mendapatkan keuntungan yang tentunya lebih banyak.

Komponen Sistem Informasi

Komponen sistem informasi manajemen adalah seluruh elemen yang membentuk suatu sistem informasi. Komponen sistem informasi terbagi menjadi dua yaitu :
• Komponen Sistem informasi manajemen secara fungsional
• Komponen Sistem informasi manajemen secara fisik

1. Komponen Sistem Informasi Manajemen Secara Fungsional
Seluruh komponen yang berhubungan dengan teknik pengumpulan data, pengolahan, pengiriman, penyimpanan, dan penyajian informasi yang dibutuhkan untuk manajemen, meliputi :

 Sistem Administrasi dan Operasional
Sistem ini melaksanakan kegiatan-kegiatan rutin seperti bagian personalia, administrasi dan sebagainya dimana telah ditentukan prosedur-prosedurnya dan sistem ini harus diteliti terus menerus agar perubahan-perubahan dapat segera diketahui.
 Sistem Pelaporan Manajemen
Sistem ini berfungsi untuk membuat dan menyampaikan laporan-laporan yang bersifat periodik kepada pengambil keputusan atau manajer.
 Sistem Database
Berfungsi sebagai tempat penyimpanan data dan informasi oleh beberapa unit organisasi, dimana database mempunyai kecenderungan berkembang sejalan dengan perkembangan organisasi, sehingga interaksi antar unit akan bertambah besar yang menyebabkan informasi yang dibutuhkan juga akan semakin bertambah.
 Sistem Pencarian
Berfungsi memberikan data atau informasi yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan sesuai dengan permintaan dan dalam bentuk yang tidak terstruktur.
 Manajemen Data
Berfungsi sebagai media penghubung antara komponen-komponen sistem informasi dengan database dan antara masing-masing komponen sistem informasi.

2. Komponen Sistem Informasi Manajemen Secara Fisik
Komponen Sistem Informasi Manajemen secara fisik adalah keseluruhan perangkat dan peralatan fisik yang digunakan untuk menjalankan sistem informasi manajemen. Komponen-komponen tersebut meliputi:
 Perangkat keras
1) Komputer (CPU, Memory)
2) Pesawat Telepon
3) Peralatan penyimpan data (Decoder)

 Perangkat lunak
1) Perangkat lunak yang umum untuk pengoperasian dan manajemen data
2) Program aplikasi

 DataBase
1) File-file tempat penyimpanan data dan informasi
2) Media penyimpanan seperti pita komputer, paket piringan.

 Prosedur pengoperasian
1) Instruksi untuk pemakai, cara yang diperlukan bagi pemakai untuk mendapatkan informasi yang akan digunakan
2) Instruksi penyiapan data sebagai input
3) Instruksi operasional

 Personalia pengoperasian
1) Operator
2 ) Programmer
3) Analisa sistem
4) Personalia penyiapan data
5) Koordinator operasional SIM dan pengembangannya.

Sumber :
http://beritaislamimasakini.com//komponen-sistem-informasi-manajemen.htm
http://ediharukaze.blogspot.com/2013/10/pengertian-sistem-informasi-manajemen.html

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Sistem
Kata “Sistem” berasal dari bahasa yunani, yaitu systema, yang artinya himpunan bagian atau komponen yang saling berhubungan secara teratur dan merupakan suatu keseluruhan.
Sistem terdiri atas struktur dan proses.
Ada beberapa pengertian system menurut dari beberapa ahli, seperti :
1. Menurut Ludwig (1991), sistem adalah seperangkat unsur yang saling berhubungan dan saling mempengaruhi dalam satu lingkungan tertentu.
2. Menurut Mudrick R.G (1991:27), sistem adalah seperangkat elemen yang membentuk kumpulan atau bagan-bagan pengolahan yang mencari suatu tujuan dengan mengoperasikan data dan atau barang pada waktu tertentu untuk menghasilkan informasi.
3. Menurut Raymond Mcleod (2001), sistem adalah sekelompok elemen yang terintegrasi untuk mencapai suatu tujuan.
Dengan demikian, sistem merupakan kumpulan dari beberapa bagian yang memiliki keterkaitan dan saling bekerja sama serta membentuk suatu kesatuan untuk mencapai tujuan dari sistem tersebut.

Informasi
Informasi atau dalam bahasa inggrisnya adalah information, berasal dari kata informacion bahasa perancis. Kata tersebut diambil dari bahasa Latin, yaitu informationem yang artinya “konsep,ide,garis besar”. Informasi adalah sebuah data yang sudah diolah atau diproses sehingga menjadi suatu bentuk yang memiliki arti bagi penerima informasi yang memiliki nilai bermanfaat.
Contoh : Ketika menerima informasi baru, ketika kita sebagai investor bertanya kepada manager suatu perusahaan tentang laporan keuangan dan sang manager menjawab pertanyaan kita itu. Jawaban tersebut merupakan informasi bagi kita karena kita menjadi tahu laporan keuangan tersebut dan dapat mengambil keputusan
• Sumber Data Informasi
Sumber dari informasi adalah data. Data merupakan fakta atau bagian dari fakta yang mengandung arti sehubungan dengan kenyataan, simbol-simbol, gambar-gambar, angka-angka huruf atau symbol yang menunjukkan suatu objek, ide, kondisi yang didapatnya melalui suatu observasi atau secara data diartikan sebagai keterangan tentang sesuatu.
• Fungsi Informasi
Informasi dapat menambah pengetahuan atau mengurangi ketidakpastian pemakai informasi ketika berbekal informasi seseorang dapat mengambil keputusan dengan baik.

MANAJEMEN
Manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien.

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
1. Pengertian Sistem Informasi Manajemen
Menurut Abdul Kadir (2002), sistem informasi manajemen adalah sistem informasi yang digunakan untuk menyajikan informasi yang digunakan untuk mendukung operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi.
2. Tujuan Sistem Informasi Manajemen
Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perhitungan harga pokok jasa, produk, dan tujuan lain yang diinginkan manajemen yaitu seperti menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan seperti menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.

Contoh kasus pada PT. Dok & Perkapalan Kodja Bahari :
Pada penerapan Sistem Informasi Manajemen dalam PT. Dok & Perkapalan Kodja Bahri pada bagian Anggaran. Bagian Anggaran perusahaan pasti memiliki tingkatan manajemen, mulai dari staff, kepala subdivisi, hingga kepala divisi anggaran. Manajemen tingkat bawah seperti staff menggunakan sistem pemrosesan transaksi untuk membantu kegiatan. Sistem pemrosesan transaksi dalam bagian anggaran ada banyak macamnya seperti pencatatan transaksi masuk dan transaksi keluar atau pembayaran perlengkapan serta kebutuhan perusahaan, dan lain-lain. Manajemen Menengah seperti kepala subdivisi menggunakan sistem informasi manajemen yang terdiri dari beberapa kegiatan seperti membuat laporan dan yang terakhir ada kepala divisi anggaran sebagai manajemen tingkat atas yang mengambil keputusan apakah suatu anggaran itu baik atau tidaknya agar menjadi lebih baik lagi.

Referensi : Dr.H.A. Rusdiana, M.M. & Moch. Irfan, S.T., M. Kom. 2014. Sistem Informasi Manajemen
http://blogseobrilliant.blogspot.com/2014/03/pengertian-dan-fungsi-manajemen.html

INFORMASI

Pengertian Informasi

Informasi atau dalam bahasa inggrisnya adalah information, berasal dari kata informacion bahasa perancis. Kata tersebut diambil dari bahasa Latin, yaitu informationem yang artinya “konsep,ide,garis besar”. Informasi adalah sebuah data yang sudah diolah atau diproses sehingga menjadi suatu bentuk yang memiliki arti bagi penerima informasi yang memiliki nilai bermanfaat.

Contoh : Ketika menerima informasi baru, ketika kita sebagai investor bertanya kepada manager suatu perusahaan tentang laporan keuangan dan sang manager menjawab pertanyaan kita itu. Jawaban tersebut merupakan informasi bagi kita karena kita menjadi tahu laporan keuangan tersebut dan dapat mengambil keputusan

Sumber Data Informasi

Sumber dari informasi adalah data. Data merupakan fakta atau bagian dari fakta yang mengandung arti sehubungan dengan kenyataan, simbol-simbol, gambar-gambar, angka-angka huruf atau symbol yang menunjukkan suatu objek, ide, kondisi yang didapatnya melalui suatu observasi atau secara data diartikan sebagai keterangan tentang sesuatu.

Fungsi Informasi

Informasi dapat menambah pengetahuan atau mengurangi ketidakpastian pemakai informasi ketika berbekal informasi seseorang dapat mengambil keputusan dengan baik.

Nilai Informasi

  1. Mudah Diperoleh
  2. Luas dan Lengkap
  3. Ketelitian
  4. Kecocokan
  5. Ketepatan Waktu
  6. Kejelasan
  7. Keluwesan
  8. Dapat Dibuktikan
  9. Tidak Ada Prasangka
  10. Dapat Diukur

Ciri-Ciri Informasi

  1. Informasi yang diolah mampu memenuhi kebutuhan banyaknya informasi
  2. Informasi yang diolah mampu memenuhi kebutuhan informasi baru
  3. Informasi yang diolah mampu memenuhi kebutuhan kualitas informasi
  4. Informasi yang relevan atau sesuai
  5. Ketepatan Informasi
  6. Kebenaran Informasi

Manfaat Informasi

1. Menambah pengetahuan

2. Mengurangi resiko kegagalan

3. Mengurangi keanekaragaman yang tidak diperlukan

4. Memberikan keputusan

5. Mengurangi ketidakpastian pemakai informasi

Sumber : Irfan, S.T., M.Kom, Moch. & Dr. H.A. Rusdiana, M.M.2014. Sistem Informasi Manajemen.

SISTEM

SISTEM
1. Pengertian Sistem
Kata “Sistem” berasal dari bahasa yunani, yaitu systema, yang artinya himpunan bagian atau komponen yang saling berhubungan secara teratur dan merupakan suatu keseluruhan.
Sistem terdiri atas struktur dan proses.

Ada beberapa pengertian system menurut dari beberapa ahli, seperti :
1. Menurut Ludwig (1991), sistem adalah seperangkat unsur yang saling berhubungan dan saling mempengaruhi dalam satu lingkungan tertentu.
2. Menurut Mudrick R.G (1991:27), sistem adalah seperangkat elemen yang membentuk kumpulan atau bagan-bagan pengolahan yang mencari suatu tujuan dengan mengoperasikan data dan atau barang pada waktu tertentu untuk menghasilkan informasi.
3. Menurut Raymond Mcleod (2001), sistem adalah sekelompok elemen yang terintegrasi untuk mencapai suatu tujuan.

Dengan demikian, sistem merupakan kumpulan dari beberapa bagian yang memiliki keterkaitan dan saling bekerja sama serta membentuk suattu kesatuan untuk mencapai tujuan dari sistem tersebut.

2. Pendekatan Pengembangan Sistem
a. Dipandang dari Metodologi yang Digunakan
1. Pendekatan Klasik (Clasical Apporoach)
2. Pendekatan Terstruktur ( Structured Approach)

b. Dipandang dari Sasaran yang dicapai
1. Pendekatan Sepotong (Piecerneal Approach)
2. Pendekatan Yang Menekankan pada Suatu Kegiatan/Aplikasi Tertentu
3. Pendekatan Sistem (System Approach)
4. Pendekatan yang menekankan pada sistem informasi sebagai satu kesatuan terintegerasi

c. Dipandang dari cara Menentukan Kebutuhan Sistem
1. Pendekatan Bawah Naik ( Bottom Up Approach)
2. Pendekatan Atas Turun

d. Dipandang dari Cara Mengembangkannya
1. Pendekatan Sistem Menyeluruh
2. Pendekatan Moduler

e. Dipandang dari Teknologi yang digunakan
1. Pendekatan Lompatan Jauh (Greet Loop Approach)
2. Pendekatan Berkembang (Evolutionary Approach)

3. Karakteristik Sistem
Karakteristik sistem menurut Edhi Sutanta (2003), yaitu :
a. Komponen
b. Batas (Boundary)
c. Lingkungan (Environments)
d. Penghubung/Antarmuka (Interface)
e. Masukan (Input)
f. Pengolahan (Processing)
g. Keluaran (Output)
h. Sasaran (Objective) dan Tujuan (Goal)
i. Kendali (Control)
j. Umpan balik (Feed back)

4. Jenis Sistem
Jenis Sistem secara umum ada 2, yaitu :
 Sistem Terbuka
Adalah sistem yang tidak memiliki sasaran, pengendalian mekanis, dan umpan balik.

 Sistem Tertutup
Adalah Sebuah sistem yang memiliki sasaran, pengendalian mekanis, dan umpan balik.

5. Pelaku Sistem
a. Pemakai
1. Operasional
2. Pengawas
3. Eksekutif
b. Manajemen
c. Pemeriksa
d. Penganalis Sistem
e. Pendesain Sistem
f. Programmer
g. Personel Pen
h. Pengoperasian

DEFINISI KEWIRAUSAHAAN

Pitria Juliani Riezki                 45212673
Merryta Elsa R                        44212554
Viliayanti Serawa                    47212591
Syarifah Nurfaiza                    47212262
Dwi Septyaningtyas                42212308
Hendra A.Setiawan                43210206

 

Pengertian kewirausahaan

Kewirausahaan berasal dari kata enterpeneur  yang berarti orang yang membeli barang dengan harga pasti meskipun orang itu belum mengetahui berapa harga barang yang akan dijual.
Wirausaha juga sering disebut wiraswasta yang artinya keberanian, keutamaan , keteladanan dalam mengambil resiko yang bersumber pada kemampuan sendiri, dan wirausaha juga bisa diartikan sebagai kemampuan atau keberanian yang dimiliki seseorang untuk melihat dan menilai kesempatan bisnis, mengumpulkan sumber daya yang dibutuhkan untuk mengambil tindakan yang tepat dan mengambil keuntungan dalam meraih kesuksesan.

berdasarkan makna Wirausaha itu adalah pejuang yang gagah, luhur, berani dan pantas menjadi teladan di bidang usaha.

Beberapa sifat – sifat dasar wirausaha diantaranya :
– seorang pencipta perubahan (the change creator)
– selalu melihat perbedaan sebagai peluang
– selalu berexperimen
– seorang pakar tentang dirinya
– melihat pengetahuan dan pengalaman untuk memicu kreativitas
– berani memaksa diri untuk menjadi pelayan bagi orang lain

Beberapa ciri – ciri wirausaha diantaranya :
– fokus yang terkendali
– berenergi yang tinggi
– kebutuhan akan prestasi
– bertoleransi terhadap keraguan
– percaya diri
– berorientasi terhadap tindakan
– ambisius
– harus optimis
– jangan putus asa
– dapat membaca peluang pasar

Kewirausahaan berkaitan dengan inovasi sebuah proses dinamis dalam meningkatkan kesejahteraan. Mengarahkan pada definisi baru “perilaku berpikir strategis dan pengambilan resiko yang dilakukan oleh individu maupun organisasi”.

Manfaat kewirausahaan adalah :
– memberi peluang dan kebebasan untuk mengendalikan nasib sendiri memiliki usaha sendiri akan memberikan kebebasan dan peluang bagi pebisnis untuk mencapai tujuan hidupnya.
– memberi peluang melakukan perubahan semakin banyak bisnis yang memulai usahanya karena mereka mendapat peluang untuk mengendalikan sumber daya alam yang terbatas
– memberi peluang untuk mencapai potensi diri sepenuhnya
– memiliki peluang untuk meraih keuntungan , walaupun pada tahap awal uang bukan daya tarik utama bagi wirausahawan, keuntungan berwirausaha merupakan faktor motivasi yang penting untuk mendirikan usaha sendiri.
– memiliki peluang untuk berperan aktif dalam masyarakat dan mendapatkan pengakuan atas usahanya
– memiliki peluang untuk melakukan sesuatu yang disukai dan menumbuhkan rasa senang dalam megerjakan usahanya

Fungsi kewirausahaan adalah :
– membuat keputusan penting dan mengambil resiko tentang tujuan dan sasaran perusahaan
– memutuskan tujuan dan sasaran perusahaan
– menetapkan bidang usaha dan pasar yang akan dilayani
– menghitung skala usaha yang diinginkan
– menetukan modal yang diinginkan
– mengendalikan secara efektif dan efisien
– mencari dan menciptakan cara baru
– memasarkan barang dan jasa untuk memeberikan kepuasan kepada pelanggan

Adapaun faktor internal dan external diantaranya :

INTERNAL
– sumber daya financial
– sasaran dan tujuan
– manajemen usaha
– pemasok

EXTERNAL
– kebudayaan
– persoalan hukum
– perekonomian
– teknologi
– persaingan
– permintaan
– bahan mentah dan bahan baku

Bahwa definisi kewirausahaan atau enterpeneur individu yang mengambil segala resiko untuk mengejar dan menjangkau peluang serta situasi yang berbeda dengan kemungkinan kegagalan dan ancaman serta hambatan.
motivasi menguasai bisnis sangat penting untuk menunjang daya saing yang kompetitif, kemudian menumbuhkan motivasi yang berkumpul yaitu keinginan untuk saling berbagi informasi melalui kelompok- kelompok tertentu agar timbul peluang dan kesempatan dalam berusaha. Agar peluang tersebut terlaksana, harus dibangun kehausan akan prestasi, diantaranya menggerakan diri sendiri sehingga timbul keinginan untuk berwirausaha.